Lampung Timur (25/10). DPD LDII Lampung Timur kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam membina generasi muda agar siap menghadapi dinamika era ekonomi digital. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar kemandirian bertajuk “Berkembang dengan Affiliate Marketing” yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) LDII Lampung Timur.
Acara yang dihelat pada hari Minggu, 25 Oktober 2026 ini berhasil menarik perhatian luas dari kalangan pemuda-pemudi setempat. Tercatat sebanyak 300 peserta dari kalangan generasi penerus (generus) berusia 17 tahun ke atas tumpah ruah memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari dengan penuh antusiasme tinggi.
Kehadiran para peserta tersebut merupakan perwakilan resmi yang dikirimkan dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) LDII yang tersebar di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Lampung Timur. Partisipasi aktif dari berbagai PC ini mencerminkan tingginya semangat kolektif pemuda dalam menggali potensi bisnis digital masa kini.
Pemilihan tema affiliate marketing atau pemasaran afiliasi dinilai sangat relevan dengan realitas kehidupan zaman sekarang. Di tengah pesatnya penetrasi internet, model bisnis digital ini menawarkan peluang usaha yang fleksibel, minim modal awal, namun memiliki potensi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi pemula.
Untuk memastikan materi yang disampaikan aplikatif dan sesuai dengan kondisi lokal, panitia menghadirkan dua orang narasumber ahli yang juga merupakan praktisi affiliator sukses asal Lampung Timur, yakni Ruli Asad Aroma dan Meidy Wardhana Putra. Kehadiran kedua narasumber inspiratif ini memberikan warna tersendiri bagi jalannya acara.
Menanggapi tingginya animo peserta terhadap dunia wirausaha digital, Ketua DPD LDII Lampung Timur, Aditya Pandu Widiatmoko, menyampaikan pandangannya mengenai latar belakang di balik pelaksanaan seminar inovatif tersebut. Ia menekankan pentingnya mengarahkan energi positif dan waktu luang generasi muda ke dalam kegiatan yang bernilai produktif.
“Latar belakang kita mengadakan acara ini karena melihat intensitas generasi muda dalam penggunaan gawai yang cukup lama, dan kita arahkan untuk meningkatkan produktivitas generus,” ungkap Aditya Pandu Widiatmoko saat memberikan pemaparan di hadapan ratusan peserta.
Lebih lanjut, Aditya juga menjelaskan bahwa inisiatif pembinaan ini dirancang tidak hanya untuk membekali keterampilan individu agar mandiri secara finansial, tetapi juga membawa misi sosial yang lebih besar bagi kemajuan daerah.
“Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran di Lampung Timur,” imbuhnya, menegaskan peran aktif kelembagaan dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam sesi pemaparan materi, Ruli Asad Aroma dan Meidy Wardhana Putra membagikan strategi praktis, mulai dari teknik membaca tren pasar digital, cara memilih produk yang tepat untuk dipromosikan, hingga kiat-kiat membangun konsistensi konten di berbagai platform media sosial agar mendatangkan komisi maksimal.

Selain aspek teknis pemasaran, para narasumber juga memberikan pembekalan moral mengenai pentingnya membangun personal branding yang jujur, beretika, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam berbisnis secara daring.
Melalui pelatihan intensif ini, para peserta usia 17 tahun ke atas didorong untuk bertransformasi dari sekadar konsumen pasif gawai menjadi pelaku industri kreatif digital yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Rangkaian kegiatan di GSG LDII Lampung Timur ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, konsultasi strategi bisnis, serta simulasi langsung pembuatan tautan afiliasi yang efektif. Dengan suksesnya perhelatan ini, DPD LDII Lampung Timur berharap para peserta dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat demi mewujudkan kemandirian ekonomi umat di masa depan. (kontributor: dimasp_sampurna)

















